Category renungan

Seni Dalam Liturgi

Ilustrasi buah diatas meja kayu

Renungan Minggu GKI Samanhudi Seni Dalam Liturgi Pernahkah anda menghadiri suatu acara yang mengharuskan anda untuk memakai pakaian yang senada? Misalnya; senada dalam warna, corak, maupun model yang dipakai. Mungkin pada saat menghadiri kedukaan, anda dan teman anda saling berjanjian…

Melangkah Dalam Ketidakpastian

Ilustrasi padi dengan background langit biru

Renungan Minggu GKI Samanhudi Melangkah Dalam Ketidakpastian Kisah dibalik lagu “I Know Who Holds Tomorrow” Dalam kehidupan bersama, terdapat satu keluarga yang dengan mudah menghabiskan hartanya pada hari itu juga dengan pemahaman bahwa hari esok memiliki masanya sendiri. Sebaliknya, ada…

Cerita Peristiwa Mei 1998 – Bagian 2

cerita-peristiwa-mei-1998-2

Bagian ke-2 15-16 Mei 1998. Beberapa pemuda tegap dan berambut pendek turun dari mobil lalu dengan terampil membongkar pintu sebuah toserba di Klender, Jakarta Timur. Ratusan anak melihat hal ini dan langsung menyerbu naik ke lantai 2 dan menjarah. Saat…

Cerita Peristiwa Mei 1998 – Bagian 1

cerita-peristiwa-mei-1998

Bagian ke-1 Suasana di kampus STT Jakarta terasa agak mencekam. Sebagai guru yang hadir tiap hari, suasana itu sudah beberapa bulan saya rasakan. Biasanya banyak teriak dan gelak, sekarang banyak bisik-bisik. Bisik-bisik tentang apa? Tentang demo. Hampir tiap minggu ada…

Naik Karena Wajar atau Karena Diderek? – Bagian 2

naik-karena-wajar-atau-karena-derek-2

Bagian II Kita dengar lagi petuah ayah Toni, “Untuk segala jabatan ada waktunya.” Benar. Untuk kawin dan beranak umur 13 pun bisa, tetapi untuk berkomitmen sebagai rumah tangga baru bisa umur 25-an. Sementara itu, pada umur 25-an kita bisa mengasuh…

Naik Karena Wajar atau Karena Diderek? – Bagian 1

naik-karena-wajar-atau-karena-derek

Bagian I Toni baru lulus dokter spesialis. Langsung ia dicalonkan jadi direktur rumah sakit padahal baru saja mulai bekerja. Ia ambisius. Akan tetapi ayahnya geleng-geleng kepala, “Kamu ingin naik jabatan. Itu bagus. Tapi untuk segala jabatan ada waktunya. Sekarang kamu…

Nemo Dat Quod Non Habet

Ilustrasi kremasi seorang anak oleh seorang pria

Renungan Minggu GKI Samanhudi Nemo Dat Quod Non Habet Lee Jong-Rak adalah Pendeta di Korea yang cakupan pelayanannya berbeda dengan rekan-rekan sepelayanannya. Sebagai Pendeta, Lee mengabdikan dirinya dalam pelayanan kepada anak-anak cacat yang “dibuang” dan ditolak oleh keluarganya. Pendeta Lee…

Kemuliaan Dalam Solidaritas Tanpa Batas

Ilustrasi dalam Perjanjian Baru ketika penampilan Yesus diubah oleh cahaya putih yang cemerlang, yang menyingkapkan kemuliaan ilahi-Nya kepada tiga rasulnya

Renungan Minggu GKI Samanhudi Kemuliaan Dalam Solidaritas Tanpa Batas Banyak orang yang ingin hidup dalam kemuliaan. Kemuliaan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesi (KBBI) artinya terhormat, mulia, dan diagungkan. Siapa yang tidak senang dihormati, dipuji-puji, dipandang penting? Untuk mencapai hidup dalam…

Sentuhan Kasih Allah

Ilustrasi Tuhan Yesus menyembuhkan seorang wanita

Renungan Minggu GKI Samanhudi Sentuhan Kasih Allah Pandemi telah menghilangkan salah satu hal terdahsyat dalam hidup manusia, yakni sentuhan. Sentuhan dianggap menjadi sarana penularan penyakit. Karena itu jabat tangan hangat diganti dengan namaste, tepukan di pundak diganti dengan lambaian; dan…

Potong di Kuku, Rasa di Daging

Ilustrasi dari scene Keluarga Cemara

Renungan Minggu GKI Samanhudi Potong di Kuku, Rasa di Daging Manusia tidak berkembang dengan sendirinya. Kita memerlukan keluarga sebagai tiang dukungan. Memiliki sistem dukungan keluarga yang sehat, berarti kita dikelilingi oleh orang-orang yang dengannya relasi positif dibangun. Idealnya, mereka akan…