
Renungan Minggu GKI Samanhudi
ROH YANG MENGHIDUPKAN
Kita hidup di zaman yang bergerak sangat cepat. Banyak di antara kita yang menjalani hari dengan dipenuhi jadwal kegiatan yang padat hingga tuntutan untuk memenuhi target. Akhirnya kita merasa menjalani hidup dengan terburu-buru. Waktu istirahat terasa kurang, pikiran penuh tekanan, dan hati perlahan menjadi lelah. Tidak sedikit yang akhirnya kehilangan sukacita. Ada yang mulai merasa sendiri, merasa tidak mampu, bahkan mencoba lari dari kenyataan hidup karena tekanan yang terlalu berat. Ketika hati kehilangan harapan, masa depan terasa gelap, semangat mulai padam, hidup dijalani hanya sekadar bertahan. Apakah Tuhan menghendaki hidup dalam ketakutan, kelelahan, dan tanpa arah? Tidak.
Firman Tuhan mengingatkan bahwa kita adalah milik Kristus. Kita dikasihi-Nya. Ia tidak meninggalkan kita. Roh Kudus, Ia berikan untuk memberi kekuatan, menghidupkan kembali semangat, memberikan damai sejahtera, dan menuntun kita berjalan dalam kebenaran. Kita dituntun oleh Roh dan difokuskan mengarah kepada Allah. Kehidupan yang dikuasai Roh tertuju pada Allah. kehidupan yang setiap hari semakin dekat dengan Allah.
Karya Roh yang menghidupkan nyata dalam kisah penciptaan, Allah menghembuskan nafas kehidupan maka demikianlah manusia menjadi makhluk hidup. Juga seperti peristiwa yang disaksikan oleh Yehezkiel 37, ketika Tuhan Allah memanggil nafas kehidupan untuk menghidupkan tulang-tulang yang berserakan. Demikian juga dalam perjalanan kehidupan para murid, mereka mengalami ketakutan dan ketidakpastian, sebab Yesus, guru mereka telah disalibkan dan mati. Bukan hanya itu, ancaman orang-orang Yahudi yang telah menyalibkan Yesus, ditambah pasukan Romawi yang menganggap mereka sebagai pemberontak telah menyempurnakan ketakutan mereka. Mereka kemudian memilih hidup dalam ruangan tertutup dan terkunci, sebagai tempat yang mereka anggap paling aman.
Peristiwa Pentakosta menjadi titik balik bagi para murid, Roh Kudus yang dulu dijanjikan (Yoh. 14:16) kini sungguh hadir bagi para murid untuk membangkitkan semangat dan pengharapan yang hampir mati. Roh Kudus menghidupkan para murid. Kehidupan para murid seumpama pelita yang hampir padam kini menyala kembali, seperti buluh yang terkulai kini tegak kembali. Pencurahan Roh Kudus dalam hidup mereka membawa kehidupan baru. Roh Kudus telah membuat para murid berani menghadapi tantangan dan melawan ketakutan. Dengan penyertaan Roh Kudus, mereka tidak bersembunyi lagi, melainkan dengan penuh keyakinan diri mewujudkan pengutusan Kristus dalam hidup mereka masing-masing.
Kita adalah milik Kristus. Kita diajak untuk hidup dalam pimpinan Roh yang menghidupkan. Roh yang menjadikan berani menghadapi realitas dan hidup dalam kebenaran. Roh yang sama juga memberikan damai sejahtera agar kita mampu menjalani hidup dengan tenang alias tidak terburu-buru. Hidup yang tenang akan membuat hati, pikiran, dan jiwa penuh dengan kesabaran, cinta, dan pengharapan. Mari bersedia dipimpin oleh Roh yang menghidupkan kita. Tuhan Memberkati.
Pdt. Kristina Simaremare
Renungan Minggu GKI Samanhudi lainnya
Roh Yang Menghidupkan
Memberi Dengan Kemurahan Hati
Kemurahan Hati Merajut Relasi

Jl. H. Samanhudi No. 28, Jakarta 10710
021 – 344.8780
021 – 384.4553 / 344.8779 – 1
021 – 380.3229
gkisamanhudi.sekretariat@gmail.com
gkisamanhudi.bag.umum@gmail.com
PERSEMBAHAN

Bank Mandiri
119-0002011714
Cabang Krekot a.n GKI Jabar Samanhudi
BCA
001.303.3398
Cabang Asemka a.n GKI Jabar
Atau Scan QR code untuk M-Banking BCA
Persembahan untuk pembangunan gedung
BCA
001.303.6761
Cabang Asemka a.n GKI Jabar
