Renungan Minggu GKI Samanhudi

Keluarga Sehati

Hidup di tengah-tengah keluarga tentu membutuhkan kesehatian. Namun kesehatian itu tidak bisa muncul secara otomatis. Kesehatian perlu diusahakan dan diasah lewat komunikasi dan pengalaman hidup. Dari Filipi 2:1-5 kita bisa belajar bagaimana mengusahakan kesehatian. Supaya sehati sepikir dalam Tuhan. Sehati sepikir berarti semua hal yang berhubungan dengan perasaan, pikiran, tutur kata dan tingkah laku, semata-mata berasal dari ketergantungan pada Tuhan dan mengandalkan Tuhan. Filipi 2 : 5 mengatakan: “…menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus…” Bagaiman menjadi keluarga yang sehati?

Pertama, keluarga sehati itu berarti kita menyadari keberadaan diri kita serta menempatkan diri secara tepat. Dalam hidup berkeluarga, setiap anggota perlu menyadari status dan perannya masing-masing. Misalnya: di balik status ayah terdapat serangkaian peran seperti: mendampingi tumbuh kembang anak; mendidik anak seturut dengan kebenaran firman Tuhan; dan menjadi role model ayah kristiani yang bertanggung jawab. Pengabaian terhadap status dan peran, niscaya menimbulkan konflik. Karena itu, setiap anggota keluarga perlu menyadari status dan perannya masing-masing serta menempatkan diri secara tepat.

Kedua, keluarga sehati itu berarti kita mengenali apa yang menjadi kebutuhan keluarga kita, dan berusaha merespons kebutuhan anggota keluarga kita secara tepat. Setiap anggota keluarga tentu memiliki kebutuhan yang khas. Secara umum, perlu dikenali kebutuhan berikut ini: kebutuhan untuk dikasihi, diterima apa adanya, dan didukung saat menghadapi kesulitan. Pengabaian terhadap salah satu kebutuhan tersebut, dengan dalih sibuk atau tidak tahu, akan membuat luka dalam keluarga dan menjauhkan dari kesehatian. Sebaliknya, saat suami sedang susah, istri dan anak datang menghibur; atau saat anak-anak mengalami kesulitan, orangtua turut hadir mendampingi, maka di situlah kesehatian terasah.

Ketiga, keluarga sehati itu terjadi ketika kita bersedia menghargai aturan dan kesepakatan di tengah keluarga. Kehidupan kita tidak terlepas dari aturan bukan? Termasuk dalam hidup berkeluarga. Susunlah peraturan dalam keluarga secara bersama-sama – dengan melibatkan anggota keluarga lainnya, termasuk anak-anak. Cobalah diskusikan latar belakang dari aturan-aturan yang disepakati dan ajak setiap anggota keluarga menjelaskan mengapa aturan itu perlu ditaati. Jika sudah disusun, upayakanlah untuk mentaati aturan tersebut dalam semangat kasih. Di situlah kita mengasah kesehatian dalam keluarga. “Ya…sepakat” sebuah kata emas yang dinantikan dalam kebersamaan.

Proses ini tentunya tak mudah apabila setiap orang bersuara menyatakan pendapat. Dibutuhkan kerendahan hati untuk menerima suatu keputusan. Kunci utama untuk sehati sepikir dalam hidup bersama adalah kerendahan hati. Setiap orang dihargai pendapatnya bahkan sebaiknya setiap orang seharusnya dapat menyampaikan setiap usulannya termasuk dalam kehidupan keluarga perlu didengar pendapat pasangan dan anaknya.

Namun di sisi lain diperlukan kerendahan hati untuk mau mendengar dan menerima saran atau usulan yang lain, bahkan saat menjalankan suatu keputusan bersama yang telah disepakati. Tentunya, hidup bersama yang indah terwujud ketika setiap orang dihargai dan ditopang dengan kerendahan hati.

Mari kita berlatih untuk rendah hati, bukan berusaha untuk menyombongkan diri atau meninggikan diri. Siapakah kita di hadapan Tuhan sehingga ingin menyombongkan diri, bukankah Tuhan sendiri telah memberikan teladannya. Sungguh indah hidup bersama dalam keluarga untuk menjalani kebersamaan dengan sehati sepikir sehingga hal ini pun menjadi kesaksian bagi orang lain. Tuhan Yesus Memberkati.

Pdt. Kristina Simaremare

Renungan Minggu GKI Samanhudi lainnya

logo_hitam_gki_samanhudi

Jl. H. Samanhudi No. 28, Jakarta 10710
021 – 344.8780
021 – 384.4553 / 344.8779 – 1
021 – 380.3229
gkisamanhudi.sekretariat@gmail.com
gkisamanhudi.bag.umum@gmail.com

PERSEMBAHAN
qris-gki-samanhudi

Bank Mandiri
119-0002011714
Cabang Krekot a.n GKI Jabar Samanhudi

BCA
001.303.3398
Cabang Asemka a.n GKI Jabar
Atau Scan QR code untuk M-Banking BCA

Persembahan untuk pembangunan gedung
BCA
001.303.6761
Cabang Asemka a.n GKI Jabar