Closeup view on cedar branch in rain drops, bokeh background

Renungan Minggu GKI Samanhudi

“Let Them, Let God”

Secara psikologis, manusia cenderung ingin mengontrol lingkungan untuk merasa aman. Dalam relasi, termasuk pernikahan, kita ingin pasangan berubah, orang lain mengerti kita, atau situasi berjalan sesuai rencana kita. Namun, seperti yang ditegaskan Robbins, keinginan ini sering menjadi sumber frustrasi. Dalam bukunya The Let Them Theory, Mel Robbins memperkenalkan sebuah prinsip sederhana namun radikal: “Let them.” Biarkan orang lain menjadi dirinya, membuat pilihannya, bahkan ketika itu tidak sesuai dengan harapan kita. Prinsip ini bukan tentang menyerah, melainkan tentang melepaskan ilusi kontrol atas hal-hal yang memang bukan bagian kita untuk kendalikan. Menariknya, gagasan ini memiliki relasi yang kuat dengan spiritualitas Kristen, khususnya dalam hal iman, penyerahan diri, dan kedewasaan rohani.

Penelusuran teologis di sisi lain, memahami bahwa keinginan untuk mengontrol ini mencerminkan kondisi manusia yang jatuh dalam dosa: kita ingin mengambil posisi Allah sebagai pengendali hidup. Padahal, Alkitab berulang kali mengingatkan keterbatasan manusia: “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.” (Amsal 16:9). Ketika kita menolak menerima kenyataan bahwa kita tidak memegang kendali penuh, kita sebenarnya sedang bergumul dengan kepercayaan kita kepada Allah.

Prinsip “Let them” dapat dilihat sebagai latihan kerendahan hati (humility). Kita mengakui bahwa orang lain memiliki kehendaknya sendiri. Bahkan Allah sendiri tidak memaksa manusia untuk taat. Ia mengundang, bukan memaksa. Yesus sendiri menunjukkan sikap ini. Dalam banyak peristiwa, Ia membiarkan orang memilih, entah itu mengikuti-Nya atau pergi meninggalkan-Nya (bdk. Yohanes 6:66-67). Ini bukan karena Ia tidak peduli, tetapi karena kasih sejati tidak memanipulasi. Dalam konteks ini, “let them” bukan sikap pasif, tetapi bentuk kasih yang matang: memberi ruang bagi orang lain untuk bertumbuh, bahkan melalui kesalahan.

Dari “Let Them” ke “Let God” Untungnya, iman Kristen tidak berhenti pada “let them.” Kita melangkah lebih jauh: “Let God.” Setelah kita melepaskan kontrol atas orang lain, kita menyerahkan situasi itu kepada Allah. Ini adalah dimensi iman yang lebih dalam: percaya bahwa Allah bekerja bahkan ketika kita tidak bisa mengatur semuanya. Rasul Paulus menegaskan: “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan…” (Roma 8:28). Di sinilah letak perbedaannya dengan sekadar self-help: iman Kristen tidak hanya mengajarkan pelepasan, tetapi juga penyerahan kepada Pribadi yang berdaulat, yaitu Tuhan!

Dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam relasi pernikahan, keluarga, dan pelayanan, prinsip ini sangat relevan. Saat pasangan tidak berubah seperti yang kita harapkan, saat anak mengambil keputusan yang berbeda dari nilai kita, atau saat umat atau rekan pelayanan tidak sejalan, maka kita belajar bergerak dari “let them” kepada “let God”. Ini bukan berarti kita tidak menasihati atau tidak peduli, tetapi kita berhenti memaksakan. Kita melakukan bagian kita dengan kasih, lalu mempercayakan hasilnya kepada Tuhan.

Pada akhirnya, prinsip ini membawa kita pada kedewasaan iman. Iman yang dewasa bukanlah iman yang mengontrol, tetapi iman yang percaya. Bukan iman yang gelisah karena semua harus sesuai kehendaknya, tetapi iman yang tenang karena tahu siapa yang memegang kendali. “Let them” mengajarkan kita batas sebagai manusia. “Let God” mengajarkan kita tentang percaya kepada Sang Ilahi.

Pdt. Semuel Akihary

Renungan Minggu GKI Samanhudi lainnya

logo_hitam_gki_samanhudi

Jl. H. Samanhudi No. 28, Jakarta 10710
021 – 344.8780
021 – 384.4553 / 344.8779 – 1
021 – 380.3229
gkisamanhudi.sekretariat@gmail.com
gkisamanhudi.bag.umum@gmail.com

PERSEMBAHAN
qris-gki-samanhudi

Bank Mandiri
119-0002011714
Cabang Krekot a.n GKI Jabar Samanhudi

BCA
001.303.3398
Cabang Asemka a.n GKI Jabar
Atau Scan QR code untuk M-Banking BCA

Persembahan untuk pembangunan gedung
BCA
001.303.6761
Cabang Asemka a.n GKI Jabar