Remaja_Helping

Renungan Minggu GKI Samanhudi

Hidup Berdampak

Hidup berdampak adalah pilihan yang lahir dari kesadaran, bahwa sesungguhnya hidup itu pemberian semata, anugerah Tuhan kepada manusia. Kesadaran bahwa dapat melihat, mendengar dan merasakan semua kebaikan, keindahan serta keajaiban dalam hidup merupakan

wujud kemurahan hati Tuhan kepada kita.

Hidup berdampak juga pilihan karena menyadari betapa singkatnya hidup. Berapa banyak waktu yang tersedia untuk menjalani dan menikmati hidup? Tak seorang pun yang tahu, karena hidup sebagai pemberian bukanlah sesuatu yang dapat kita atur, tentukan atau kendalikan. Faktanya, sekalipun kita ingin menjalani hidup selama mungkin, belum tentu kita dapat mewujudkannya. Mengapa? Karena masa hidup kita bukan di tangan kita, melainkan di tangan Tuhan, Sang Empunya hidup. Ibarat perjalanan, tak seorang pun dapat menentukan awal dan akhirnya. Hanya Tuhan Sang Pemberi hidup yang mengetahuinya, karena Dialah yang mengatur dan menentukan

segalanya. Hal itu menyadarkan kita mengapa hidup harus berdampak, karena kita hanya dapat melakukannya selama kesempatan itu masih kita miliki, selama hidup masih kita jalani. Kalau demikian, jelaslah yang terpenting dalam hidup bukan soal berapa lamanya, melainkan berapa besarnya dampak yang kita timbulkan bagi sesama dan lingkungan sekitar, bahkan dunia ini. Hidup berdampak mencerminkan kesadaran, betapa kesempatan yang cuma satu-satunya dan yang sangat terbatas ini sangat berharga dan bermakna. Hidup berdampak menjadi pilihan yang kita ambil agar kita tidak semata-mata hidup, tidak cuma sekedar hidup, melainkan sungguh-sungguh hidup dan memuliakan Tuhan.

Bagaimana caranya? Bagi Yesus, hidup yang berdampak itu terjadi ketika hidup kita berguna bagi orang lain. Ketika kehadiran kita mendatangkan kebaikan bagi sesama. Berdampak sama artinya bermanfaat dan menjadi berkat. Yesus mengungkapkan hal tersebut dengan sangat jelas melalui sebutan yang dipakai-Nya untuk murid-murid-Nya dan semua orang yang percaya kepada-Nya dalam Injil Matius 5:13-16. “Kamu adalah garam dunia dan “Kamu adalah terang dunia”. Menyebut mereka sebagai garam dan terang, Yesus hendak menonjolkan kegunaan, manfaat, faedah dari para murid bagi orang lain, sesamanya.

Jadi, yang terpenting bagi Yesus bukanlah menjadi orang Kristen semata, melainkan menjadi seorang Kristen yang berdampak, murid Kristus yang berguna, bermanfaat, yang menjadi berkat bagi kehidupan ini, terutama bagi sesama.

Lalu, dari mana kita memulainya dan apa yang harus kita lakukan? Bagaimana kita menjadikan hidup kita berdampak dan menjadi berkat bagi orang lain? Kita dapat mulai dengan sesuatu yang sederhana, yang pernah dikatakan dan dilakukan oleh suster Teresa. Ia berkata, “Tebarkan cinta kemana pun kamu pergi, tetapi pertama-tama di rumahmu sendiri. Jangan pernah biarkan orang datang kepadamu, lalu pergi begitu saja tanpa merasa lebih bahagia dan lebih baik. Jadilah ungkapan kebaikan Tuhan yang hidup. Kebaikan hati di wajahmu, kebaikan hati dalam sinar matamu, kebaikan hati dalam senyummu dan kebaikan hati dalam salam hangatmu.” Sesungguhnya Tuhan telah memberikan dan memperlengkapi kita dengan semua yang kita perlukan untuk menjadikan hidup kita berdampak dan menjadi berkat bagi sesama dan itu adalah apa yang ada pada kita, diri kita sendiri. Ketika kita memiliki hati yang penuh kasih seperti hati Tuhan, maka semua yang kita lakukan akan berdampak kebaikan bagi orang lain, mulai dari yang paling dekat dengan kita hingga semua orang yang berelasi dan berinteraksi dengan kita.

Hidup adalah anugerah yang tidak selamanya kita miliki. Selama hidup itu masih bisa kita nikmati, mengapa tidak kita jadikan hidup berarti dengan berdampak dan menjadi berkat bagi sebanyak-banyaknya orang, di mana saja dan kapan saja. Mulai dari hal yang sederhana dan mulai sekarang.

Pdt. Frida Situmorang

Renungan Minggu GKI Samanhudi lainnya

logo_hitam_gki_samanhudi

Jl. H. Samanhudi No. 28, Jakarta 10710
021 – 344.8780
021 – 384.4553 / 344.8779 – 1
021 – 380.3229
gkisamanhudi.sekretariat@gmail.com
gkisamanhudi.bag.umum@gmail.com

PERSEMBAHAN
qris-gki-samanhudi

Bank Mandiri
119-0002011714
Cabang Krekot a.n GKI Jabar Samanhudi

BCA
001.303.3398
Cabang Asemka a.n GKI Jabar
Atau Scan QR code untuk M-Banking BCA

Persembahan untuk pembangunan gedung
BCA
001.303.6761
Cabang Asemka a.n GKI Jabar